Hukum Newton

College Loan Consolidation Wednesday, August 3rd, 2016 - Fisika Kuliah

Hukum Newton yang perlu kita ketahui dalam belajar fisika terdiri dari tiga pernyataan yaitu : Hukum I Newton, Hukum II Newton dan Hukum III Newton. Berikut adalah uraian singkat dari Hukum Newton yang dipelajari dalam pelajaran fisika.

Advertisment

Hukum Newton Pertama [Hukum Newton]

Hukum pertama Newton menyatakan bahwa “setiap benda akan tetap berada pada keadaan diam atau bergerak lurus dengan kecepatan tetap, kecuali jika benda itu dipaksa untuk mengubah keadaan tersebut oleh gaya-gaya yang dikerjakan padanya (diberi gaya total yang tidak nol)”. Atau, “Bila resultan gaya yang bekerja pada benda sama dengan nol atau tidak ada gaya yang bekerja pada benda, maka benda yang diam akan tetap diam atau benda yang bergerak lurus beraturan akan tetap bergerak lurus beraturan”. Hukum I Newton disebut juga sebagai Hukum Inersia (Kelembaman), yaitu sifat kecenderungan untuk mempertahankan keadaan suatu benda.

Misalnya untuk mendorong sebuah benda melintasi meja dengan kecepatan tetap, dibutuhkan gaya dorong hanya untuk mengimbangi gaya gesek yang terjadi. Jika benda tersebut bergerak dengan kecepatan konstan, maka gaya dorong akan sama besarnya dengan gaya gesek. Akan tetapi kedua gaya itu memiliki arah yang berbeda, sehingga gaya total pada benda (jumlah vektor dari kedua gaya tersevut) adalah nol. Makin halus permukaan benda dan meja, maka makin kecil gaya gesekan yang terjadi sehingga makin kecil pula gaya dorong yang harus dikerjakan agar benda dapat bergerak tetap. Maka hukum pertama Newton dapat dinyatakan dalam persamaan :

∑F = 0

Artinya total gaya-gaya yang diproyeksikan pada setiap sumbu koordinat akan sama dengan nol.

∑Fx = ∑Fy = ∑Fz = 0

Hukum Newton Kedua [Hukum II Newton]

Suatu gaya total yang diberikan pada sebuah benda mungkin akan menyebabkan kecepatannya bertambah. Atau jika gaya total itu arahnya berlawanan arah dengan arah gerak benda, maka gaya tersebut akan memperkecil kecepatan benda. Karena perubahan kecepatan merupakan percepatan, sehingga dapat dikatakan bahwa gaya total menyebabkan percepatan. Tetapi percepatan juga bergantung pada massa benda. Misalnya saja jika kita mendorong gerobak yang kosong dengan gaya yang sama ketika kita mendorong gerobak yang penuh, maka kita akan menemukan bahwa gerobak yang penuh mempunyai percepatan yang lebih lambat. Jadi makin besar massa makin kecil percepatan, meskipun gayanya sama.

Hukum kedua Newton menyatakan bahwa “percepatan sebuah benda berbanding lurus dengan gaya total yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massanya. Arah percepatan sama dengan arah gaya total yang bekerja padanya.”  Bentuk persamaannya adalah :

∑F =ma

Artinya ∑F ≠ 0 dan gaya merupakan sebuah aksi yang bisa mempercepat sebuah benda. Setiap gaya F adalah sebuah vektor yang memiliki besar dan arah. Sehingga persamaan diatas dapat ditulis dalam bentuk komponen-komponen vektor sebagai berikut :

∑Fx = max          ∑Fy = may          ∑Fz = maz

Hukum Ketiga Newton [Hukum III Newton]

Hukum Newton,Gaya Aksi-Reaksi Hukum NewtonHukum ke tiga Newton menyatakan bahwa “ketika suatu benda memberikan gaya pada benda kedua, maka benda kedua tersebut memberikan gaya yang sama besar tetapi berlawanan arah terhadap benda yang pertama.” Bentuk persamaanya adalah :

∑Faksi = ∑Freaksi

Artinya untuk setiap aksi ada reaksi yang sama dan berlawanan arah. Tetapi perlu dipahami bahwa gaya aksi dan gaya reaksi bekerja pada benda yang berbeda. Gambar disamping menunjukkan jika tangan kita mendorong ujung meja (vektor gaya ke arah kanan bawah), maka meja mendorong tangan kita kembali (vektor ini digambarkan dengan arah yang berlawanan, untuk mengingatkan kita bahwa gaya ini bekerja pada benda yang berbeda).

Semoga uraian singkat tentang Hukum Newton mudah dipahami.

Mari berdiskusi tentang "Hukum Newton"

free web tracker