Gerak Vertikal Ke Atas

College Loan Consolidation Saturday, December 13th, 2014 - Kelas X

Gerak vertikal keatas terjadi pada benda yang dilemparkan ke atas. Sebagai contoh sebuah bola dilempar ke atas. Pada saat bola naik, lajunya berkurang sampai mencapai titik tertinggi, di mana lajunya nol untuk sesaat, kemudian bola itu turun dengan laju yang bertambah cepat. Pada gerak vertikal ke atas, terjadi dengan kecepatan awal v0 dan percepatan melawan gravitasi bumi (-g).

Advertisment

Gerak Vertikal KeatasContoh gerak vertikal keatas

Ketinggian Maksimum Pada Gerak Vertikal Keatas

Untuk menentukan ketinggian maksimum, kita hitung posisi bola ketika kecepatannya sama dengan nol (v = 0) pada titik tertinggi. Pada saat mula-mula t = 0, ketinggian mula-mula y0 = 0, kecepatan awal v0, dan percepatannya a = -g. Sehingga kita dapatkan persamaan :

v2 = v02 – 2gy
0 = v02 – 2gy

y_{maks}=\frac{v_{0}^{2}}{2_{g}}

dengan:

ymaks = ketinggian maksimum (m)
v0 = kecepatan awal (m/s)
g = percepatan gravitasi (m/s2)

Lama Benda Di Udara Pada Gerak Vertikal Keatas

Pada gambar contoh gerak vertikal keatas diatas, kita bisa menentukan berapa lama waktu bola di udara sebelum kembali ke tangan orang tersebut. Kita bisa melakukan perhitungan ini dalam dua bagian, pertama menentukan waktu yang dibutuhkan benda untuk mencapai titik tertinggi, dan kedua menentukan waktu yang diperlukan untuk jatuh kembali. Bagaimanapun, akan lebih mudah untuk melihat gerak dari A ke B ke C, tampak seperti pada gambar berikut.

Kecepatan Benda Pada Gerak Vertikal KeatasSebuah benda dilempar keatas lajunya berkurang

Kita dapat melakukan perhitungan ini karena y (atau x) menyatakan posisi atau perpindahan, bukan jarak total yang ditempuh. Dengan demikian, pada kedua titik A dan C, posisi benda adalah y = 0. Dengan menggunakan persamaan GLBB dan a = -g, diperoleh hal-hal berikut ini.

a. Waktu yang dibutuhkan benda untuk mencapai titik tertinggi :

v = v0 – gt
0 = v0 – gt

t_{B}=t_{maks}=\frac{v_{0}}{g}

b. Waktu yang diperlukan untuk jatuh kembali

y0 = v0t – ½ gt 2
0 = v0t – ½ gt 2

t_{C}=\frac{2v_{0}}{g} \text{ atau }t_{c}=2t_{maks}

dengan:

tmaks= waktu mencapai ketinggian maksimum (s)
tC = waktu diperlukan untuk jatuh kembali (s)
v0 = kecepatan awal (m/s)
g = percepatan gravitasi (m/s2)

Mari berdiskusi tentang "Gerak Vertikal Ke Atas"

free web tracker