Daya Dan Energi Listrik

College Loan Consolidation Friday, March 13th, 2015 - Kelas X

Daya dan energi listrik merupakan satu kesatuan dalam mempelajari enenrgi listrik. Energi listrik berguna untuk kita karena dapat diubah menjadi bentuk energi lain. Pada alat-alat listrik seperti pemanas listrik, kompor listrik, dan pengering rambut, energi listrik diubah menjadi energi panas pada hambatan kawat yang dikenal dengan nama “elemen pemanas”. Kemudian, pada banyak lampu, filamen kawat yang kecil menjadi sedemikian panas sehingga bersinar.

Advertisment

Penggunaan Daya Dan Energi Listrik Di Rumah

Daya Dan Energi Listrik

Perubahan Daya Dan Energi Listrik

Hanya beberapa persen energi listrik yang diubah menjadi cahaya tampak, dan sisanya lebih dari 90% menjadi energi panas.

Energi listrik dapat diubah menjadi energi panas atau cahaya pada alat-alat listrik tersebut, karena arus biasanya agak besar, dan terjadi banyak tumbukan antara elektron dan atom pada kawat. Pada setiap tumbukan, terjadi transfer energi dari elektron ke atom yang ditumbuknya, sehingga energi kinetik atom bertambah dan menyebabkan suhu elemen kawat semakin tinggi.

Daya yang diubah oleh peralatan listrik merupakan energi yang diubah bila muatan Q bergerak melintasi beda potensial sebesar V. Daya listrik merupakan kecepatan perubahan energi tiap satuan waktu, dirumuskan:

P = daya = \frac{\text{energi yang diubah}}{\text {waktu}}= \frac{QV}{t}

Muatan yang mengalir tiap satuan waktu Q/t merupakan arus listrik, I, sehingga didapatkan :

P = I.V

Persamaan diatas menunjukkan bahwa daya yang dihasilkan dapat diubah oleh suatu perangkat untuk nilai arus I yang melewatinya dan beda potensial V di antara ujung-ujung penghantar. Satuan daya listrik dalam SI adalah watt (1 W = 1 J/s).

Daya atau laju perubahan energi pada hambatan R dapat dituliskan berdasarkan Hukum Ohm sebagai berikut :

P = I2. R

P = \frac{V^{2}}{R}

dengan:

P = daya listrik (watt)
I = kuat arus listrik (A)
R = hambatan kawat penghantar (Ω)
V = beda potensial listrik (V)

Energi listrik pada suatu sumber arus listrik dengan beda potensial selama selang waktu tertentu dinyatakan oleh :

W = V . I . t

Karena P = I . V, maka: W = P . t

P = \frac{W}{t}

Jadi daya listrik juga didefinisikan sebagai banyaknya energi listrik tiap satuan waktu. Satuan energi listrik adalah joule ( J). Energi listrik yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh pelanggan listrik diukur dengan satuan kWh (kilowatt-hour). 1 kWh = 3,6 × 106 J. Semakin banyak nilai KWH yang ditampilkan KWH meter maka semakin besar biaya penggunaan listrik, oleh karena itu kita harus bijak dalam menggunakan daya dan energi listrik dirumah.

Mari berdiskusi tentang "Daya Dan Energi Listrik"

free web tracker