Besaran Skalar & Besaran Vektor

Wednesday, May 8th, 2013 - Fisika Kuliah

Kata vektor berasal dari bahasa Latin yang berarti “pembawa” (carrier), yang ada hubungannya dengan “pergeseran” (displacement). Vektor biasanya digunakan untuk menggambarkan perpindahan suatu partikel atau benda yang bergerak, atau juga untuk menggambarkan suatu gaya. Vektor digambarkan dengan sebuah garis dengan anak panah di salah satu ujungnya, yang menunjukkan arah perpindahan/pergeseran dari partikel tersebut.

Pergeseran suatu partikel adalah perubahan posisi dari partikel tersebut. Jika sebuah partikel berpindah dari posisi A ke posisi B, maka pergeserannya dapat dinyatakan dengan vektor AB yang memiliki anak panah di B yang menunjukkan bahwa pergeseran tersebut mulai dari A ke B (Gambar 1.a). Dengan cara yang sama, perubahan posisi partikel dari posisi B ke posisi C dapat dinyatakan dengan vektor BC (Gambar 1.b). Hasil total kedua pergeseran ini sama dengan pergeseran dari A ke C, sehingga vektor AC disebut sebagai jumlah atau resultan dari pergeseran AB dan BC.

Gambar Vektor

Besaran Skalar & Besaran Vektor,Besaran Skalar,Besaran Vektor,vektor,Pergeseran suatu partikel,perpindahan suatu partikel,besaran fisis,besaran vektor,besaran skalar,teori besaran skalar,arti besaran skalar,definisi besaran skalar,pengertian besaran skalar,besaran skalar adalah,besaran skalar yaitu,materi besaran skalar,definisi besaran vektor,arti besaran vektor,pengertian besaran vektor,nilai besaran vektor,arah besaran vektor,teori besaran vektor,materi besaran vektor,rumus besaran vektor,gambar besaran vektor,besaran vektor adalah,besaran vektor yaitu,fungsi besaran vektor,maksud besaran vektor,penulisan besaran vektor,fungsi besaran vektor

Beberapa besaran fisis lain memiliki sifat seperti “pergeseran”, yaitu disamping mempunyai besar juga mempunyai arah. Jadi untuk menyatakan besaran fisis tersebut, disamping menyatakan nilainya, kita juga harus menyatakan arahnya. Besaran fisis seperti ini dikatakan sebagai besaran vektor. Secara umum besaran vektor adalah besaran yang mempunyai besar dan arah. Contohnya : gaya, kecepatan, percepatan, momentum, impuls, momen gaya, kuat medan listrik, dan kuat medan magnet.

Sedangkan besaran fisis yang tidak mempunyai arah dan dapat dinyatakan secara tepat hanya oleh sebuah bilangan, disebut sebagai besaran skalar. Contohnya : jarak, usaha, energi, daya, massa jenis, luas, volume, tekanan, temperatur, waktu, muatan listrik, potensial listrik, dan kapasitas. Perhitungan dengan skalar dapat dilakukan dengan menggunakan aturan aljabar biasa.

Besaran Skalar & Besaran Vektor | admin | 4.5
Bergabung Dan Dapatkan Materi Terbaru Fisika Dari Fisika Zone
Buat Pesan Untuk "Besaran Skalar & Besaran Vektor"
free web tracker